Kamis, 19 September 2013

Atmosfir



Atmosfir
Udara mempunyai fungsi penting bagi kehidupan manusia, karena udara merupakan atmosfir yang mengelilingi bumi terdiri atas :
Nitrogen : 78,0%
Oksigen : 21,0% (untuk bernafas)
Argon : 0,93%
Karbondioksida : 0,03% (untuk proses photosintesis)
Ozon : 0,00001% (untuk menahan sinar ultraviolet)
Atmosfer memiliki fungsi lain, yaitu sebagai isolator bumi terhadap ruang angkasa yang dingin.

Sumber Pencemar
-          Sumber pencemaran udara ada yang berasal dari alam, seperti dari Gunung berapi, kebakaran hutan, atau badai berdebu
-          Selain itu sumber pencemaran udara buatan dapat berasal dari aktifitas industri dan  transportasi
-          Bahan pencemar udara digolongkan kedalam 2 golongan dasar yaitu:
Partikel
·         Partikel cair, yaitu uap air yang mengembun berwujud sebagai awan (tinggi diatas tanah) atau sebagai kabut (dekat tanah).
·         Partikel Padat, ada yang mengandung kehidupan atau berasal dari makhluk hidup,dan yang padat menimbulkan wabah penyakit.

Bahan pencemar gas
·         Karbon dioksida, dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, batubara). Tahun 1987 : CO2 dari pembakaran hutan mencapai 33,0%. Di negara Maju mencapai 45%, membuktikan besarkan sumberdaya alam yang digunakan oleh negara maju.
·         Belerang dioksida (SO2 dan Nitrogendioksida (NO2) berasal dari pembakaran bahan bakar fosil. Kedua gas ini penyebab utama Hujan Asam.
·         Chlorofluorocarbon (CFC), gas (tidak berbau, tidak beracun, tidak mudah terbakar, tidak mudah bereaksi).
·         Metan, berasal dari gas alam, pertambangan batubara, rawa, kegiatan pertanian/peternakan, serta tempat pembuangan sampah. Produksinya dipengaruhi oleh suhu. Kenaikan suhu oleh pemanasan global akan memperbesar produksi metan.

Pencemaran udara yang populer

Pemanasan Global

·         Pemanasan global akan mempunyai dampak yang sangat besar, yaitu akan berpengaruh terhadap perubahan iklim se dunia dan kenaikan permukaan air laut Diperkirakan hujan secara global akan bertambah, tetapi ada daerah yang hujannya berkurang dan ada pula yang bertambah. Hal ini akan mengacaukan sistem pertanian, karena akan diperlukan biaya sangat besar untuk mengadakan penyesuaian. Frekuensi dan intensitas badai dan topan mungkin meningkat. Perubahan iklim juga akan menyebabkan kepunahan banyak jenis mahluk hidup. Untuk mengurangi bahaya terjadinya pemanasan global, emisi gas rumah kaca harus dikendalikan. Usaha tersebut menyangkut penghematan energi, termasuk didalamnya menaikkan efisiensi energi di industri, transportasi, dan aktivitas di rumah tangga.
·         Kenaikan permukaan air laut akan mengakibatkan terendamnya daerah pantai yang rendah.
·         Pemanasan global adalah gejala naiknya suhu permukaan bumi karena naiknya intensitas efek rumah kaca.


Efek Rumah Kaca


·         Efek rumah kaca dapat dirasakan di dalam ruangan rumah yang berjendela kaca yang lebar dan terkena sinar matahari, seperti halnya di dalam mobil yang diparkir di tempat panas dengan  jendela tertutup.
·         Menurut hukum fisika, panjang gelombang yang dipancarkan sebuah benda tergantung pada suhu benda tersebut. Makin tinggi suhunya, makin pendek gelombangnya.
·         Sekitar 35% radiasi matahari tidak sampai ke permukaan bumi. Hampir seluruh radiasi yang bergelombang pendek, sinar gama, sinar x, sinar UV ekstrem, UV-C dan sebagian besar UV-B diserap di lapisan atmosfer atas.
·         Semua molekul gas yang terdiri lebih dari satu atom menyerap sinar inframerah. Gas Rumah Kaca (GRK) inilah yang menyerap sinar inframerah.
·         Dengan adanya efek rumah kaca, suhu di permukaan bumi naik.


Hujan asam
·         Pencemaran udara yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, mengakibatkan terbentuknya asam sulfat (H2SO4) dan asam nitrat HNO3). Asam itu dapat mengakibatkan kerusakan hutan, tanaman pertanian, danau, gedung serta kematian mahluk hidup
·         Hujan yang normal (yaitu yang tidak tercemar mempunyai pH sekitar 5,6), jadi bersifat agak asam.
·         Sekitar 50% SO2 yang ada dalam atmosfer adalah alamiah, antara lain akibat letusan gunung atau kebakaran hutan.
·         Seperti halnya SO2, 50% NOx dalam atmosfer adalah alamiah dan 50% adalah antropogenik. Pada waktu pembakaran, nitrogen teroksidasi menjadi nitrogen dioksida dan lepas ke udara, yang selanjutnya berubah menjadi asam sulfat.
·         Usaha untuk menanggulangi pencemaran dari pembakaran bahan bakar fosil dengan membangun cerobong asap yang tinggi. Dengan menggunakannya, maka daerah sekitar pabrik hanya menderita sedikit bahkan dapat bebas dari pencemaran, tetapi zat pencemar itu terbawa oleh angin ke tempat yang lebih jauh. Jika jumlah zat pencemar sedikit, maka akan terjadi pengenceran zat pencemar, namun jika zat pencemar yang ada dalam jumlah banyak, efek pengenceran tidak lagi dapat menetralkan keadaan sekitar daerah industri berat.

Rusaknya lapisan ozon
·         Ozon memiliki keseimbangan dinamis yaitu dengan terus menerus terbentuk dan terurai. Di stratosfer terdapat lapisan ozon yang melindungi kehidupan di bumi dari penyinaran sinar ultra violet bergelombang pendek (berenergi tinggi).
·         Penyebab utama terjadinya lubang ozon adalah sekelompok zat kimia buatan manusia yang sangat berguna untuk keperluan sehari-hari yang disebut klorofluorokarbon
·         Di Montreal, pada tahun 1987, disetujui untuk membekukan produksi CFC secara bertahap yang dikenal dengan Protokol Montreal
·         CFC di stratosfer terkena sinar UV bergelombang pendek yang mengandung banyak energi, mengalami penguraian dengan terlepasnya atom khlor.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar